Kursi Roda

Monday, 4 April 2016

Peran Perempuan Difabel Dinilai Kurang Optimal



JAKARTA (Pos Kota)  Era globalisasi menuntut peran perempuan lebih besar  dalam ruang publik, baik yang berhubungan dengan aktivitas personal  maupun sosial. Tetapi sayang, itu tidak bisa dilakukan dengan baik oleh perempuan yang menyandang cacat (difabel).

“Keterbatasan fisik mereka membuat perannya menjadi tidak optimal. Akibatnya ketergantungan pada orang lain utamanya keluarga menjadi tak bisa dihindari,” jelas General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara di sela penyerahan bantuan 101 alat bantu gerak bagi perempuan difabel  di Jabodetabek, hasil kerjasama PTT Exploration and Production Company Limited (PTTEP) dengan Dompet Dhuafa (DD), kemarin.

Dikatakannya, karena itu dibutuhkan support (dorongan) dari keluarga dan masyarakat sekitarnya agar para perempuan difabel tersebut mampu berkontribusi dan mengaktualisasikan diri secara optimal.

Melanjutkan upaya mendukung perempuan difabel, pihaknya menyalurkan donasi  alat bantu gerak berupa kursi roda dan sekrup untuk  perempuan difabel  segala usia. Harapannya dengan alat bantu gerak tersebut para perempuan difabel  bisa melakukan aktivitasnya lebih baik sehingga kualitas hidupnya meningkat.

“Saat ini alat bantu gerak yang diberikan sebanyak 101, namun, ke depan kami berencana untuk bisa  memberikan sebanyak 1001 alat bantu gerak bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Ismail A. Said selaku President Director Dompet Dhuafa Social Enterprise.

Salah satu sosok perempuan inspiratif yang ikut mendukung program ini adalah Angkie Yudistia. CEO Thisable Enterprise yang memiliki keterbatasan pendengaran sejak usia 10 tahun ini telah membuktikan bahwa ia mampu mandiri dan berprestasi lebih.

“Keterbatasan memang acapkali menjadi batu sandungan bagi beberapa penyandang disabilitas untuk mewujudkan impian. Rasa minder dan perlakuan  diskriminasi orang orang sekelilingnya inilah yang seringkali membuat orang orang difabel  atau disabilitas sangat sulit untuk mengembangkan dirinya,” ujar Angkie. (inung/rf)

No comments:

Post a Comment